Internet Home Page Bringing True Journalism Without Fake News Kronologi Penangkapan Ananda Badudu Sampai akhirnya di bebaskan

Kronologi Penangkapan Ananda Badudu Sampai akhirnya di bebaskan

by Hairiman

Aktivis sekaligus musisi Ananda Badudu diamankan pihak Polda Metro Jaya pagi hari tadi, Jumat (27/9/2019) ini. Hal tersebut diketahui usai Ananda mengunggahnya di laman sosial media pribadinya @anandabadudu.

Ananda Badudu diamankan karena polisis menduga atas kasus pengumpulan dana untuk aksi mahasiswa pada 23-24 September 2019 lalu melalui sebuah platform berbasis online .

Dari pantauan kami melalui akun Twitter, Ananda Badudu diamankan sekira pukul 04.34 WIB, Jumat 27 September 2019.

Meski sempat diamankan, ia akhirnya dibebaskan. Ananda keluar dari gedung Dit Reskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.17 WIB ditemani Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid.


Kronologi Penangkapan

(Merdeka.com/ Nur Habibie) Ananda Badudu selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/9/2019).
(Merdeka.com/ Nur Habibie) Ananda Badudu selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/9/2019).

Aktivis sekaligus musisi Ananda Badudu diamankan pihak Polda Metro Jaya pagi hari ini. Hal tersebut diketahui usai Ananda mengunggahnya di laman sosial media pribadinya @anandabadudu.

Pantauan Liputan6.com lewat akun Twitter, Ananda diamankan sekitar pukul 04.34 WIB, Jumat 27 September 2019.

“Saya dijemput Polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa,” tulis Ananda yang mendapat perhatian publik hingga pukul 06.30 WIB mencapai 4 ribu kali retweets.

Selain Twitter, detik-detik diamankannya Ananda oleh Polda Metro Jaya juga diunggah lewat akun Instagram pribadanya @anandabadudu. Terlihat sejumlah orang diduga anggota kepolisian mendatangi tempat tinggal Ananda.

“Dari mana pak?,” tanya Ananda Badudu sambil merekam kejadian tersebut yang diunggahnya ke Instagram Stories.

“Dari Polda, ini mau ngapain? Matiin dulu lah,” jawab seorang dari mereka.

Ananda Badudu lalu memeriksa kelengkapan tanda pengenal hingga kartu anggota mereka. Namun Ananda mendapat perlawanan karena salah seorang dari mereka diduga polisi membatasi akses Ananda dan coba menghentikan rekaman videonya yang akhirnya terputus.


Akhirnya Dibebaskan

Ananda Badudu selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Ananda Badudu selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Ananda Badudu dijemput oleh beberapa anggota kepolisian pada Jumat (27/9/2019) subuh sekitar pukul 04.34 WIB. Ia diamankan diduga terkait pengumpulan dana untuk demo mahasiswa pada 23-24 September lalu.

Ananda Badudu kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan. Setelah beberapa jam ditahan, pada sekitar pukul 10.00 WIB, Ananda Badudu keluar dari ruang Resmob Polda Metro.

Saat dikonfirmasi kepada Gading Yonggar Ditya, perwakilan dari LBH Pers yang mendampingi Ananda Badudu, ia membenarkan bahwa Ananda Badudu telah dibebaskan.

“Iya betul (Ananda Badudu sudah dibebaskan),” kata Gading.


Ananda Merasa Beruntung

4 Fakta Ananda Badudu, Eks Vokalis Banda Neira yang Ditangkap Polisi
Ananda Badudu (Sumber: Instagram/bandaneira_official)

Musisi Ananda Badudu selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/9/2019). Ananda Badudu dituding mentransfer dana kepada mahasiswa yang berunjuk rasa.

“Saya salah satu orang yang beruntung. Saya punya privilege untuk bisa segera dibebaskan,” kata Ananda di Polda Metro Jaya.

Ananda didampingi Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid. Meski, dia prihatin karena banyak mahasiswa yang diproses tanpa pendampingan.

“Mereka membutuhkan pertolongan lebih dari saya,” ujar Ananda Badudu.


Alasan Pemeriksaan Ananda Badudu

20170524-Polda Metro Bongkar Pedofil Jaringan Internasional via Skype-Yoppy
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan alasan menjemput dan memeriksa musikus sekaligus aktivis Ananda Badudu.

Dia mengatakan, massa aksi yang ditangkap polisi mengaku telah mendapat uang transferan diduga dari Ananda Badudu.

“Awalnya ada massa demo yang dijadikan tersangka karena melawan petugas, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku kalau mendapat transfer uang Rp 10 juta dari saksi (Ananda),” kata Argo saat dihubungi.

Oleh karena itulah, penyidik Reserse Mobil (Resmob) Dit Reskrumum Polda Metro Jaya memeriksa Ananda Badudu sebagai saksi terkait hal tersebut.

“Makanya, saksi (Ananda) diklarifikasi hari ini. Selesai diperiksa dipulangkan,” ujarnya.6 dari 7 halaman


Buat AJI Geram

Jumpa pers AJI terkait laporan atas tulisan Dandhy Dwi Laksono. (Delvira Hutabarat/Liputan6.com)
Jumpa pers AJI terkait laporan atas tulisan Dandhy Dwi Laksono.

Penangkapan Ananda Badudu pada hari ini, Jumat (27/9/2019), memicu reaksi dari kalangan masyarakat. Tak hanya berupa tagar #BebaskanAnandaBadudu dari warganet yang memuncaki trending topic Twitter Indonesia, sejumlah organisasi juga ikut bersuara.

Salah satunya adalah Aliansi Jurnalis Independen (AJI), yang menilai penangkapan Ananda Badudu terasa janggal karena tanpa dasar dan ketetapan hukum yang kuat.

“Ini karena penggalangan dana yang dilakukan bersama, kemudian digunakan secara bersama- sama. Tidak ada alasan mendasar untuk Polda Metro Jaya menahan dan memproses secara hukum. Tidak hanya lemah, ini tidak berdasar,” kata Ketua Bidang Advokasi AJI, Sasmito Madrim saat dihubungi Antara di Jakarta.

Sasmito bahkan menilai insiden yang menimpa Ananda Badudu, mantan jurnalis sekaligus musikus ini, merupakan bentuk kecacatan demokrasi.

“Orang secara kolektif membiayai untuk menyampaikan pendapat terus dikriminalisasi. Ini kan pasal karet,” ujar Sasmito.

You may also like

Leave a Comment